H. Achmad Mustaqim, SP., MM FPPP DPR RI melakukan menerima audiensi dari Jama’ah korban First Travel di DPR RI yang merupakan korban dar...
H. Achmad Mustaqim, SP., MM FPPP DPR RI melakukan menerima audiensi dari Jama’ah korban First Travel di DPR RI yang merupakan korban dari dugaan penipuan Travel Perjalanan Umroh. Dalam audiensi kali ini FPPP DPR RI menerima perwakilan Jama’ah yang datang dari perwakilan daerah-daerah di Indonesia.
Taksir kerugian dari puluhan ribu jama’ah yang terancam gagal berangkat adalah ratusan milyar rupiah. First Travel menjanjikan perjalanan Umroh dengan harga murah kepada jama’ah, namun hingga saat ini banyak yang belum berangkat dan terus diundur pemberangkatannya. Hingga akhirnya kasus meledak ke permukaan masih banyak jama’ah yang belum jelas status pemberangkatannya.
Tak hanya jama’ah, agen First Travel juga mengalami nasib yang sama, dengan dijanjikan mendapat komisi @Rp 200.000 setiap jama’ah yang sudah diberangkatkan, namun hingga kini banyak komisi agen yang belum dibayarkan oleh pikah First Travel. Bahkan agen tersebut mendapat jama’ah dari pesantren-pesantren, madrasah, yang memang memiliki banyak jama’ah. Bahkan ada pondok pesantren yang memiliki jama’ah hingga 500 orang yang terancam gagal berangkat.
Achmad Mustaqim juga menyampaikan fungsinya sebagai anggota DPR RI adalah untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat. Khususnya aspirasi yang diserap baik di daerah pemilihan dan masyarakat yang menyampaikan langsung di gedung DPR. Sebagai Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi VIII DPR RI, Achmad Mustaqim menyampaikan akan berupaya untuk memperjuangkan nasib puluhan ribu jama’ah yang gagal berangkat. Dengan agenda terdekatnya yaitu pembicaraan dengan Menteri Agama.
Terakhir, Achmad Mustaqim menyampaikan, bahwa kasus ini adalah kasus nasional yang membutuhkan penanganan dari berbagai pihak. FPPP DPR RI akan berupaya untuk berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar bisa ditemukan solusi yang maslahat bagi korban First Travel.

COMMENTS