H. Achmad Mustaqim, SP., MM FPPP DPR RI menghadiri kegiatan Imtihan dan Akhirussanah Forum Kerja Diniyah Takmiliyah (FKDT) Munara Hikma...
H. Achmad Mustaqim, SP., MM FPPP DPR RI menghadiri kegiatan Imtihan dan Akhirussanah Forum Kerja Diniyah Takmiliyah (FKDT) Munara Hikmah pada 5 Agustus 2017. Kegiatan yang berlokasi di Dusun Lampeng, Desa Jenang, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap tersebut dilaksanakan pada malam hari sesuai dengan kebiasaan warga setempat.
Pada kesempatan tersebut Achmad Mustaqim yang juga sekaligus pembiara menyampaikan beberapa poin mengenai keumatan, khususnya umat Islam di Indonesia, diantaranya :
1. Orang tua harus memperkuat pengawasan kepada anak
Mengingat sekarang makin banyak paham radikal yang menyasar generasi muda, seperti yang ditemui oleh Komisi VIII DPR RI, Gafatar (Gerakan Fajar Nusantara) di pelosok Kalimantan yang sudah tidak mengaku Islam akibat paham tersebut.
2. Perbanyak pendidikan karakter kepada generasi muda
Persoalan bangsa Indonesia salah satu yang terbesar adalah masalah degradasi moral. Akibat Full Day School yang membuat jam sekolah yang semakin padat, ditambah pergaulan anak muda yang semakin bebas sehingga mengurangi waktu untuk mengikuti kegiatan di Ponpes dan Madrasah. Gerakan kembali ke Ponpes dan Madrasah harus ditingkatkan, karena itu salah satu sarana pendidikan karakter.
3. Harus menjaga hubungan silaturahin dengan para alim ulama
Ulama harus dijadikan panutan dalam bertindak, karena keseharian ulama merupakan contoh dan tauladan bagi para santrinya. Berbeda dengan konsep sekolah formal yang guru tidak begitu mengenal murid dan sebaliknya, konsep Ponpes sangat memberikan tauladan bagi para santrinya, karena kehidupan keseharian ulama tersebut akan dilihat langsung oleh para santrinya. Dengan begitu terbentuklah tauladan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh ratusan masyarakat, khususnya warga sekitar, tokoh masyarakat, tokoh agama, Kepala Desa, dan para pemuda. Tampak beberapa hiburan juga menyelingi kegiatan Imtihan dan Akhirussanah tersebut.
Di penghujung acara, Achmad Mustaqim berpesan kegiatan keumatan harus terus digalakkan di desa-desa, mengingat gerakan radikal banyak yang bermunculan di pelosok dan mengincar pinggiran, maka dari desa pelosok dan pinggiran tersebutlah harus dimulai penjagaan akan nilai-nilai keIslaman.

COMMENTS