H. Achmad Mustaqim, SP., MM anggota FPPP DPR RI melakukan sosialisasi Peraturan Perundangan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak...
H. Achmad Mustaqim, SP., MM anggota FPPP DPR RI melakukan sosialisasi Peraturan Perundangan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bersama Ketua Umum DPP PPP Ir. H. M. Romahurmuziy, MT di Hotel Wisata Niaga, Purwokerto, Banyumas. Kegiatan yang berlangsung pada hari Selasa (25/7/17) bertema Peran Media dalam Implementasi UU Pornografi dalam Rangka Melindungi Hak-Hak Perempuan di Ranah Publik.
Achmad Mustaqim yang merupakan anggota Komisi VIII DPR RI merupakan mitra kerja dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, yang dalam hal ini merupakan pembicara Sosialisasi mengenai Peraturan Perundangan yang berkaitan dengan Pemberdayaan Perempuan. Gus Romy –sapaan akrab Romahurmuziy- juga memberikan materi dengan tema serupa dari sudut pandang yang sedikit berbeda.
Peserta sosialisasi tersebut adalah perwakilan para Pendaping Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Banyumas dan Cilacap yang berjumlah 200 orang. Sebagai pendamping PKH, harus selalu berkomunikasi dan mendampingi para keluarga pra-sejahtera. Dengan memberikan sosialisasi pada pendamping PKH, diharapkan isu-isu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak juga tersampaikan pada masyarakat pra-sejahtera tersebut.
Mengingat selama ini isu-isu perempuan dan anak masih minim dibahas di masyarakat, dengan bantuan para pendamping PKH, diharapkan isu tersebut akan tersalurkan hingga lapisan terbawah masyarakat. Bahwa masyarakat hari ini harus cerdas bermedia, banyak kekerasan yang terjadi kepada perempuan yang selama ini masyarakat sering mengabaikannya.
UU Pornografi adalah salah satu instrument yang akan membantu masyarakat secara legal melindungi hak-hak perempuan dengan beberapa sanksi tegas yang diberikan. Namun UU tersebut perlu disosilaisasikan dan disebarluaskan. Turut hadir di lokasi acara Banyumas TV yang merupakan media lokal, sehingga kegiatan tersebut akan ditayangkan delama 1 jam penuh yang bias disaksikan oleh masyrakat Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan Kebumen.

COMMENTS